RocketTheme Joomla Templates
Ibrohim Tertangkap Dikhianati Noordin M Top
Ditulis oleh subang online   
Rabu, 12 Agustus 2009 13:00

Ibrohim, sang "calon pengantin" bom bunuh diri mobil dan rompi, ternyata pria misterius yang tewas diberondong aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror, akhir pekan lalu di sebuah rumah di Temanggung, Jawa Tengah.

Lantas, mengapa "calon pengantin" tersebut dikorbankan? Seperti diberitakan, menurut informasi awal Markas Besar Polri kepada wartawan, terdapat tiga hingga empat orang di rumah milik Muhjahri tersebut. Begitu terendus, mereka pun langsung kabur, sementara satu orang tetap tinggal untuk memberikan waktu kepada kelompok teroris untuk hengkang.


"Itu karena identitas Ibrohim sudah terlacak. Dia ceroboh dan menyalakan ponsel sehingga terekspos. Ciri Noordin seperti itu, kalau sudah terungkap, buat apa dipakai karena akan menjadi masalah," ujar pakar intelijen Wawan Purwanto. Dengan kata lain, kata Wawan, "calon pengantin" itu dikorbankan atau dikhianati oleh gembong teroris tersebut.

 Ibrohim alias Boim, "calon pengantin" yang akan melakukan bom bunuh diri di Cikeas, ternyata tengah dipingit ketika berada di Temanggung, Jawa Tengah. Ketika dipingit tersebut, mantan pegawai Toko Bunga Cynthia di Hotel JW Marriott tersebut juga tengah dipersiapkan oleh gembong teroris Noordin M Top agar siap secara fisik dan mental.

Hal ini disampaikan Kadiv Humas Markas Besar Polri Irjen Nanan Soekarna ketika ditanya alasan keberadaan Ibrohim di Temanggung. "Dia memang dipersiapkan," ujar Nanan kepada para wartawan, Rabu (12/8) di RS Polri, Jakarta.

Mengenai spekulasi adanya bunker di dalam rumah Muhjahri, yang ditinggali Ibrohim pada Jumat minggu lalu, Nanan tidak dapat berkomentar. Sebelumnya, di tengah-tengah aksi baku tembak tersebut, Mabes Polri memang sempat menyatakan bahwa di dalam rumah yang terletak di dekat pematang sawah tersebut terdapat tiga hingga empat orang.

Namun, setelah aparat berhasil masuk ke dalam rumah, hanya satu orang yang ditemukan. "Yang jelas, kami akan menyelidiki sampai tuntas. Hal ini termasuk dari mana mereka mendapatkan bahan-bahan peledak," ujar Nanan.

Nanan menambahkan, Noordin, Ibrohim, dan beberapa orang lagi, menurut keterangan tersangka Amir Abdillah, diketahui pernah melakukan rapat di sebuah hotel di Kuningan, Jawa Barat, ketika hendak merencanakan aksi bom bunuh diri di kawasan Mega Kuningan, Jakarta.

sumber

Hits: 263
Trackback(0)
Comments (1)add comment
...
written by anti noordin , August 14, 2009

Jahat juga ya noordin....hati-hati jangan kejebak jadi teroris kayak gitu..ntar apes looo...



Write comment
smaller | bigger
password
 

busy